Atap tahan panas dengan harga murah

Bahan atap yang dapat menahan panas tetapi dengan harga murah selalu menjadi perhatian dan juga pertanyaan bagi yang sedang membangun rumah apalagi untuk rumah yang menengah kebawah. Terlebih lagi bahan yang digunakan haruslah aman bagi kesehatan artinya tidak mengandung bahan kimia yang beracun.

Bermacam-macam jenis atap yang ada di pasaran saat ini, mulai yang tradisional atau yang telah lama dipakai seperti genteng keramik sampai dengan munculnya bahan-bahan baru seperti genteng metal dengan memberikan berbagai keunggulan dan harga atap yang kompetitif.



Khusus untuk rumah-rumah sederhana atap yang tahan panas sangat perlu jika dibandingkan properti dengan rumah ukuran yang besar karena umumnya jarak antara atap dengan lantai bisa dibilang relatif lebih pendek sehingga panas yang diterima dari atap sangat terasa walau sudah dilindungi dengan plafon seperti asbes. Untuk panas yang diterima dari atap haruslah seminimal mungkin agar di dalam rumah cukup adem.

Atap dengan bahan genteng dari keramik selalu menjadi pilihan untuk atap yang dapat menahan panas. Bahan ini mungkin sudah di pakai sejak ribuan tahun yang lalu dengan bahan yang terbuat dari tanah liat yang tentu saja dapat menahan panas dan juga bahan ini sangat kuat apabila tidak meneriama benturan.
Bahan yang terbuat dari genteng keramik juga terus mengalami kenaikan harga karena proses pembuatannya. Jika harga BBM naik khususnya gas maka otomatis semua harga bahan yang terbuat dari keramik akan mengalami kenaikan juga termasuk genteng.

Untuk itu maka timbul bahan-bahan yang lain yang dapat menahan panas seperti keramik yang dapat menahan panas dengan harga yang lebih murah.
Sebagai contoh sebut saja PVC atau bahan yang special PVC yang juga dapat menggantikan atap yang terbuat dari metal dan keramik.
Pemakaian material ini juga banyak digunakan untuk atap pabrik, gudang dan lain-lain. Keunikan lain dari matrial ini juga punya pilihan yang transparan, semi transparan dan gelap. Sebagai contoh untuk bagian-bagian tertentu pada ruangan seperti dapur dan kamar mandi misalnya perlu dibuat satu atau dua lembar yang transparan agar cahaya matahari dapat masuk sehingga menambah penerangan pada ruangan tersebut sehingga tidak menjadi gelap dan menambah kesan yang sehat.



Bahan dengan PVC telah banyak digunakan sebagai atap karena PVC bersifat isolasi panas. Jika dibandingkan dengan seng maka isolasi panasnya jelas lebih baik dan juga tidak berkarat sama sekali. Keunggulan lain tidak mudah bocor dan aman karena tidak menjalarkan api dan listrik. Tahan terhadap garam dan asam sehingga tidak mudah berkarat dan juga bersifat kedap suara. Tidak mudah pecah walau diinjak sehingga bahan tersebut dijamin kuat.

Selain untuk atap rumah, pabrik, gudang bahan dari PVC lebih sering dibuat kita lihat untuk kanopi atau atap untuk jemuran (transparan).
Sesuai dengan teknologi pembuatannya perekmbangannya terus berlanjut sehingga atap ini semakin banyak digunakan.
Ini adalah salah satu contoh perkembangan material atap yang dapat menahan panas serta harga yang murah dibanding dengan genteng keramik atau bahan yang terbuat dari kayu seperti sirap yang lebih mahal dan pemasangannya juga lebih sulit.
Material yang pemasangan yang lebih mudah seperti PVC yang menggunakan sistem interlocking semakin digamri oleh pemilik rumah untuk atap rumah mereka. Bahan atap tahan panas banyak penggunaannya didaerah-daerah terutama rumah sederhana yang biasanya tidak menggunakan asbes.
Begitu juga untuk pabrik-pabrik selain menggunakan atap tahan panas atau menggunakan bahan atap dari metal seperti galvalum kemudian diisolasi dengan 'glass wool' bagian bawahnya sehingga panas sinar matahari tidak langsung merambat kedalam gedung.
Bahan-bahan lain juga akan bermunculan untuk atap yang tahan panas, murah, mudah dalam pemasangan, aman sesuai dengan perkembanagan teknologi pembuatan atap.

No comments:

Post a Comment